Ar-Risalah Al-Jami'ah - Sholat Jum'at

Sholat Jumat merupakan sholat fardlu 'ain bagi muslim lelaki baligh yang merdeka, mukim dan berdomisili asli (mustautin) dan tidak ada udzur syar'i Sholat Jumat diberikan khususiyah kepada umat Baginda Rasulullah Muhammad Orang yang pertama kali melaksanakan sholat Jumat yaitu sahabat As'ad bin Zurarah bersama sahabat Mus'ab bin Umair di Madinah. Syarat Wajib Jumatan 1 Islam 2 Baligh 3 Berakal 4 Merdeka 5 Lelaki 6 Sehat (tidak ada udzur syar'i) 7 Tidak dalam kondisi musafir Jenis-jenis Orang yang Menghadiri Jumatan 1 Wajib jumatan. Jumatannya sah. Keberadaan membuat sah prosesi jumatan Orang berdomisili asli (Mustautin) 2 Wajib jumatan. Jumatannya sah. Keberadaan tidak membuat jumatan itu sah Orang mukim 3 Wajib jumatan. Jumatannya tidak sah. Keberadaan tidak membuat jumatan sah/tidak dianggap Orang kafir 4 Tidak wajib jumatan. Jumatannya sah. Keberadaannya membuat sah prosesi jumatan Orang berdomisili asli (Mustautin) dalam kondisi sakit 5 Tidak wajib jumatan. Jumatan sah. Keberadaannya tidak membuat jumatan sah Musafir, budak, perempuan, khuntsa, anak sudah mumayyiz 6 Tidak wajib jumatan. Jumatannya tidak sah. Keberadaannya tidak membuat jumatan sah Orang kafir, orang gila, pemabuk Syarat Sahnya Jumatan 1 Dilaksanakan di batas balad (desa) 2 Harus berjamaah (minimal sampai sujud kedua rakaat pertama) 3 Minimal 40 orang terdiri dari lelaki merdeka sudah baligh dan berdomisili asli (Mustautin) Nb: Setidaknya ada empat belas perbedaan pendapat terkait jumlah jamaah sholat Jumat 4 Pelaksanaan di waktu dzuhur 5 Tidak dibarengi/didahului dengan jumatan wilayah lain (kecuali kondisi darurat) 6 Harus didahului dua khutbah Rukun Khutbah 1 Membaca hamdalah di dalam dua khutbah 2 Membaca sholawat kepada Baginda Rasulullah Muhammad di dalam dua khutbah 3 Berwasiat taqwa dalam dua khutbah 4 Membaca ayat Al Quran di salah satu khutbah dua (afdholnya di khutbah pertama) 5 Mendoakan orang mukmin di khutbah kedua Syarat Sahnya Menjadi Khotib 1 Lelaki 2 Suci dari hadast kecil dan besar 3 Suci dari najis di badan, pakaian dan tempat khutbah 4 Tertutup aurat 5 Berdiri (jika mampu) 6 Duduk di antara dua khutbah (sedikit lebih lama dari tuma'ninah sholat) 7 Berturut-turut (muwalah) 8 Antara khutbah kedua dengan sholat Jumat tidak boleh ada jeda 9 Wajib didengarkan 40 orang (bacaan rukun-rukun khutbah sholat Jumat) 10 Khutbah harus berbahasa Arab (rukun khutbah) 11 Dilaksanakan di waktu dzuhur Sunnah-sunnah Hari Jumat 1 Mandi Jumat (khusus bagi orang yang mau melaksanakan sholat Jumat) 2 Memakai pakaian paling bagus (afdholnya semua warna putih) 3 Bersih-bersih badan 4 Memakai parfum 5 Berangkat awal sholat Jumat 6 Membaca surat Ad-Dukhon (malam Jumat) dan Al Kahfi (hari Jumat) 7 Memperbanyak membaca sholawat di hari Jumat (minimal 1000x) 8 Memperbanyak berdoa 8 Habis sholat Jumat baca Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq, An-Nas 7x dan doa habis sholat Jumat 9 Ziarah kubur Sholat jamaah dan jenazah hukumnya fardlu kifayah Fadhilah Sholat Jamaah 5 Waktu 1 Dibebaskan dari api neraka 2 Dijauhkan dari penyakit nifaq 3 Sholatnya diterima (meskipun kurang khusyuk, khudlur, dll) 4 Dosa-dosa diampuni 5 Mendapatkan pahala besar 6 Dihindarkan dari penyakit was-was dan dijaga dari godaan setan Pendapat Hukum Sholat Berjamaah 1 Fardlu Ain:Sholat Jumat 2 Fardlu kifayah: Sholat 5 waktu bagi lelaki merdeka dan mukim- mustautin 3 Sunnah: Sholat 5 waktu bagi perempuan, sholat ied, istisqo', gerhana, tarawih (khilafiyah) 4 Mubah: Sholat sunnah yang tidak dianjurkan berjamaah (sholat dhuha, sholat tasbihtasbih) 5 Khilaful aula: imamnya sholat ada an, makmum sholat qodlo atau sebaliknya. Imamnya sholat sunnah, makmum sholat fardlu 6 Makruh : Imamnya orang fasik 7 Haram -sah : Sholat berjamaah di tempat ghosob (tidak izin) dan sholat berjamaah waktunya habis -tidak sah : sholat berjamaah dengan orang yang praktik sholatnya berbeda (golongan Syiah) Tujuh Kasus Sholat Berjamaah Sedikit Lebih Baik daripada Jamaah Banyak 1 Jika tidak jamaah dengan orang sedikit maka tidak akan terlaksana sholat jamaah Contoh: √Seseorang jadi imam di Masjid/Musholla. Jika orang itu tidak hadir maka tidak ada yang mau berjamaah. √Hanya ada dua orang yang berjamaah di suatu Masjid/Mushola di kampung 2 Ada jamaah banyak tapi imamnya fasiq dan ada jamaah sedikit imamnya tidak fasiq. Maka pilihlah yang imam tidak fasiq 3 Ada jamaah banyak tapi imam ahli bid'ah (mujassimah-wahabi). Maka pilihlah yang imam Aswaja walaupun peserta jamaah sedikit 4 Ada jamaah banyak tapi beda madzhab, maka pilihlah jamaah sedikit semadzhab 5 Imam sholat berjamaah bacaan terlalu cepat jamaah banyak. Lebih baik bersama imam bacaan tartil walaupun jamaah sedikit. 6 Jamaah banyak di luar waktu fadhilah. Lebih baik jamaah sedikit di waktu fadhilah 7 Jamaah banyak di tempat syubhat (contoh di tempat sholat tanah sengketa) Syarat Sahnya Sholat Berjamaah 1 Makmum tidak mengetahui batalnya imam 2 Makmum tidak meyakini sholatnya imam nanti diulangi lagi 3 Imam tidak berstatus makmum 4 Imamnya tidak boleh ummi (tidak fasih) ketika ada makmum qori' (fasih) 5 Tidak boleh makmum pada perempuan (bagi lelaki) Aturan Posisi Jamaah Sholat Campur Banyak Tepat di belakang imam dan berurutan 1 Jamaah lelaki baligh 2 Jamaah anak-anak 3 Jamaah khuntsa/wandu 4 Jamaah perempuan Masalah Niat Menjadi Imam/Makmum Bagi makmum itu wajib niat menjadi makmum. Sedangkan untuk imam tidak wajib niat menjadi imam, kecuali di empat sholat 1 Sholat Jumat 2 Sholat Jamak Taqdim kondisi hujan 3 Sholat I'adah 4 Nadzar sholat berjamaah Urutan Orang yang Paling Berhak Menjadi Imam Secara mutlak 1 Kepala negara/pemerintahan/presiden/raja 2 Shohibul Bait Konteks di Masjid/Musholla 1 Imam sholat rowatib (5 waktu) 2 Orang paling paham fikih 3 Orang paling fasih bacaan Al Quran/paling banyak hafalan Al Quran 4 Orang yang paling Wira'i 5 Orang yang paling dulu berhijrah 6 Orang yang paling dulu masuk Islam 7 Orang yang paling mulia nasabnya 8 Orang yang paling terkenal baik 9 Orang yang paling bersih/rapi pakaiannya 10 Orang yang paling bersih badannya 11 Orang yang paling terhormat pekerjaannya 12 Orang yang paling bagus suaranya 13 Orang yang paling ganteng 14 Opsi terakhir jika kesulitan menemukan kriteria-kriteria tersebut maka diundi Sholat Jenazah Dilaksanakan 4 kali takbir √Setelah takbir pertama baca Al Fatihah √Setelah takbir kedua membaca sholawat (afdholnya sholawat Ibrohimiyah) √ Setelah takbir ketiga membaca اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ (mayit pria) atau اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَها وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا (mayit perempuan ) √ Setelah takbir keempat membaca اَللّٰهُمَّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنَّا بَعدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ (mayit pria) Atau اَللّٰهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهَا (mayit perempuan) Posisi Imam-Mayit √Mayit lelaki posisi kepala mayit di selatan. Posisi sholat imam sejajar dengan kepala √Mayit perempuan posisi kepala mayit di utara. Posisi sholat imam sejajar dengan pantat Setelah disholatkan menuju pemakaman maka usung keranda mayat dengan cara dahulukan kepalanya di depan Sholat-sholat Sunnah Sholat sunnah muakkad 1 Sholat Iedul Adha-Iedul Fitri 2 Sholat Gerhana (Kusuf-Khusuf) 3 Sholat Qobliyah-Bakdiyah 4 Sholat Witir Sholat sunnah pahala agung Sholat dhuha Sholat tarawih Sholat sehari-hari jangan ditinggalkan Sholat sunnah qobliyah-bakdiyah, tahajjud, witir, dzuha, awwabin, tasbih, hajat.