Ar-Risalah Al-Jami'ah
Biografi singkat penulis
(Habib Ahmad bin Zain bin Alwi Al-Habsyi)
Beliau adalah ulama keturunan Baginda Rasulullah Muhammad (Ba'alawi) dari Hadhramaut, Yaman.
Imam yang mengumpulkan ilmu dzohir-batin. Ilmunya ibarat lautan luas (dijuluki Imam Syafi'i fii Zamanihi)
Beliau masuk dalam golongan Ad-Da'i ilallah dan Al Arif Billah
Habib Ahmad bin Zain Al-Habsyi dilahirkan di kota Ghurfah, Hadhramaut pada tahun 1069 H. Tiap hari Senin-Kamis berjalan kaki ke Kota Syibam untuk belajar. Beliau juga mengaji di kota Taris, Seiwun dan Tarim.
Beliau adalah murid langsung dari Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad. Mengaji kepada Shohibur Ratib tersebut selama 40 tahun. Beliau mengaji mengkhatamkan 70 kitab kepada Habib Abdullah Al Haddad.
Habib Ahmad bin Zain Al Habsyi wafat pada hari Jumat tgl 19 bulan Sya'ban 1144 H
Pegang teguh kitab Ar-Risalah Al Jami'ah dan Muhtasor Latif (karangan Syekh Abdullah Bafadhol). Bacakan pada santri santri karena ulama salaf menjamin bahwa orang yang membaca dan mengamalkan dua kitab ini dijamin futuh
(Habib Ahmad bin Hasan Alatas dalam kitab Manhajusshawi)
Kitab Ar-Risalah Al-Jami'ah memuat 3 ilmu yang wajib dipelajari (fardlu 'ain) orang mukallaf, yaitu:
1. Ilmu Tauhid
2. Fikih
3. Tasawuf
Penulis kitab mengawali kitab dengan berkhutbah dengan membaca basmalah, dengan alasan:
-Mengikuti gaya penulisan Al Quran
-Mengikuti gaya penulisan surat-menyurat Baginda Rasulullah Muhammad
-Mengamalkan hadist Baginda Rasulullah Muhammad
Syarat disunnahkan mengucapkan basmalah
1 Tidak melaksanakan sesuatu yang termasuk haram dzati dan makruh dzati. Juga tidak termasuk melakukan sesuatu yang hina (contoh memakai sandal, menyapu, dll)
2 Tidak dzikir murni
3 Syariat tidak menganjurkan mengawali baca basmalah
Hukum yang berkaitan basmalah ada 5, yaitu
1 Wajib
Ketika membaca Al Fatihah di dalam sholat (menurut madzhab Syafi'i)
2 Sunnah
Ketika melakukan hal-hal baik menurut syariat
3 Mubah
Memindahkan barang, membuka HP, dll
4 Makruh
Ketika mau melakukan perbuatan makruh dzati (mencabut uban, melihat farji istri)
5 Haram
Ketika akan melakukan perbuatan haram
Jumlah nama-nama Allah menurut Imam Al Qusyairi total ada 1000, dengan rincian:
300 di kitab Taurat
300 di kitab Injil
300 di kitab Zabur
99 di kitab Al Quran
1 di Shuhuf Ibrahim
Mengapa di dalam kalimah Bismillahirrahmanirrahim hanya memuat 3 nama (Allah, Ar-Rahman, Ar-Rahim)?
Alasannya yaitu...
Agar kita tahu bahwa yang berhakdiminta itu Allah Dzat yang Maha Welas Asih. Allah yang memiliki nikmat besar dan nikmat kecil. Supaya kita tidak malu meminta nikmat besar dan nikmat kecil kepada Allah
Tujuan mengucapkan basmallah
1 Basmalah untuk ngalap berkah (contoh mengawali membaca kitab, mau makan, mengaji, dll)
2 Basmalah untuk penjagaan (contoh mau masuk kamar mandi, membuka pakaian, dll)
Allah adalah nama Dzat yang wajib wujud yang berhak memiliki sifat sempurna dan mustahil memiliki sifat cacat
ArRahman adalah Dzat yang memberikan nikmat pokok yang agung
Contoh:
Nikmat diwujudkan jadi manusia
Nikmat ditakdirkan menganut agama Islam
Nikmat ditakdirkan memiliki fisik normal
ArRahim adalah Dzat yang memberikan nikmat cabang (kecil)
Contoh:
Nikmat punya uang banyak
Nikmat penglihatan pendengaran tajam
Nikmat memiliki pangkat kedudukan
Dll
Sighot hamdalah paling utama yaitu
الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, حَمْدًايُّوَافِيْ نِعَامَهُ وَيُكَافِيْ مَزِيْدَةْ
Alhamdulillahirobbil 'alamin hamdan yuwafii ni'amahu wayukaafiu maziidah
(Segala puji bagi Allah pemilik alam semesta. Semoga pujian ini memenuhi nikmat Allah yang wajib disyukuri dan setara dengan nikmat Allah yang akan ditambahkan)
Berdasarkan kisah Nabi Adam yang meminta kepada Allah (setelah turun di dunia) tentang mengumpulkan kalimat hamdalah-pujian paling sempurna untuk Allah
Nikmat Allah dibagi dua1 Nikmat Duniawi
√Wahbi (murni dari Allah, tidak bisa diusahakan)
Wahbi dibagi dua, yaitu
-Ruhani
Diberikan nyawa, akal sehat, bisa bicara-mendengar
-Jasmani
Sehat, fisik sempurna
√Kasbi (bisa diusahakan)
Orang jahat bisa jadi baik. Orang miskin jadi kaya
2 Nikmat Ukhrawi
Kelak dosa terhapus diampuni dan dimasukkan ke dalam surga
Setelah basmalah dan hamdalah, penulis kitab melanjutkan dengan bacaan sholawat Anasiyah (Wa Shollallahu 'Alaa Sayyidina Muhammadin Wa 'Ala Alihi Wa Shohbihi Wasallam)
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Barangsiapa yang meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya suatu jalan menuju surga.” (Al-Hadist)
Yang dimaksud dimudahkan menuju surga yaitu,
1 Diberikan taufiq kemudahan dalam beramal sholih
2 Di akhirat diberikan kemudahan menuju surga, dijauhkan dari hal-hal yang mengerikan menakutkan di hari kiamat
Barangsiapa orang yang mengetahui-memahami isi dari kitab Ar-Risalah Al Jami'ah dan mengamalkan isinya saya mendoakan menjadi ahlul ilmi dzohir-batin.
(Habib Ahmad bin Zain Al Habsyi)
Rukun Agama (Arkanuddin)~Inti ajaran Agama
1. Islam
2. Iman
3. Ihsan
4. Mahabbah (Mahabbatullah- Mahabbaturrosul)Rukun Islam
1 Bersaksi bahwa Tiada Tuhan yang layak disembah kecuali Allah dan bersaksi bahwa Nabi Muhammad utusan Allah (Dua Syahadat)
2 Mendirikan sholat
√Janji Allah tidak akan menyiksa hamba dan memasukkan ke dalam surga tanpa hisab
3 Menunaikan zakat
4 Melaksanakan puasa Ramadan
√Asal mula kewajiban puasa 30 hari Ramadan adalah ketika Nabi Adam memakan buah syajaroh di surga. Habis tobat diwajibkan puasa 30 hari karena 30 hari buah syajaroh bersemayam di tubuhnya
5 Melaksanakan ibadah haji dan umroh (jika mampu)
Munafik ada dua
Munafik amal (tidak ikhlas beramal/riya')~masih Islam
Munafik i'tiqod (akidah)~kafir
Yang tidak membenarkan (mengingkari, meragukan) salah satu dari rukun Islam maka dia termasuk kafir!